Untuk menikmati pesona peninggalan sejarah dan religi Korea Selatan tak perlu jauh-jauh dari Seoul. Di ibukota negeri gingseng ini setidaknya ada 4 istana dan 1 kuil yang letaknya saling berdekatan. Di tengah hiruk pikuk kota Seoul, disinilah kita bisa tenang sejenak. Penasaran?

 1. Gyeongbokgung

Gyeongbokgung adalah istana utama selama dinasti Joseon berkuasa (1392-1910). Istana yang menyimpan sejarah lebih dari 500 tahun ini dibangun oleh Lee Seong-Gye pada tahun 1395. Bagi wisatawan yang menyukai bangunan-bangunan kuno, Gyeongbokgung memiliki arsitektur yang khas dan masih terawat hingga sekarang. Selain karena umur bangunannya yang sangat tua, istana ini juga tampak anggun karena kolam teratainya yakni Gyeonghoeru dan Hwangwongjeoung. Latar belakang istana diperindah dengan Gunung Amisan yang berdiri gagah. Read more

2. Changdeokgung

Istana Changdeok adalah bangunan peninggalan Raja Taejo dan didesain untuk tempat peristirahatan raja-raja pada tahun 1405. Tak heran jika desain interior maupun eksteriornya dibuat dengan memperhatikan detail-detail estetika. Pada tahun 1592, Changdeokgung terbakar dan dibangun kembali pada 1611. Keistimewaan arsitektur istana ini adalah karena memadukan elemen-elemen arsitektur era tiga kerajaan yakni kerajaan Goguryeo, Baekje dan Silla yang harmonis dengan alam. Read more

3. Deoksugung

Deoksugung dibangun pada abad -15 oleh Pangeran Wolsan, kakak Raja Seongjong. Setelah invasi Imjin pada tahun 1592, istana ini digunakan sebagai rumah resmi Raja Seonjo hingga rekonstruksi bangunan Changdeokgung selesai. Di istana ini pulalah Kaisar Gojong menghabiskan hidupnya hingga meninggal pada Januari 1919. uniknya, di dalam kawasan istana ini juga dibangun gedung dengan gaya arsitektur Yunani klasik bernama Seokjojeon. Setelah Perang Dunia II, bangunan ini digunakan untuk tempat pertemuan Amerika dengan USSR Joint Commission.  Read more

4. Changgyeonggung

Changgyeonggung pertama kali dibangun oleh Raja Sejong pada tahun 1104. Pada mulanya istana ini digunakan Raja Taejong yang sudah turun tahta. Selama berdiri, istana ini mengalami beberapa kali renovasi, hingga pernah menjadi kebun binatang dan taman botani selama pemerintahan kolonial Jepang. Istana kemudian direstorasi dan dikembalikan ke fungsi utamanya pada tahun 1983. Istana ini tidak hanya menjadi situs sejarah namun banyak dikunjungi warga untuk ajang piknik, melukis dan relaks sejenak dari kesibukan kerja sehari-hari. Read more

5. Jongmyo Shrine

Kuil Jongmyo merupakan kuil kerajaan yang tertua yang digunakan sebagai tempat penghormatan dan ritual upacara sejak abad ke-14. Kuil ini juga menyimpan tablet memorial 19 raja dan 30 ratu Korea. Kuil ini pun memiliki sejarah panjang karena pernah terbakar saat invasi Jepang ke Korea. Beruntung walaupun Jongmyo Shrine dibakar namun seluruh tablet memorial raja dan ratu dapat diselamatkan. Pada bulan Mei, kuil ini menjadi tuan rumah Jongmyo Jerye yaitu upacara penghormatan untuk mendiang raja dan ratu dalam persembahan dan upacara sembahyang warga yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga kerajaan. Upacara ini sudah dilakukan sejak 500 tahun lalu. Read more

Nah, jika Anda liburan di Seoul pilihlah hotel atau penginapan yang nyaman dan dekat dengan pusat kota seperti Millennium Seoul Hilton Hotel, Shilla Hotel atau Uljiro Co-op Residence.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,