Tidak hanya di Indonesia saja yang mengenal kue atau penganan yang berbahan dasar beras. Di Korea pun ada, namanya Tteok. Tteok biasanya terbuat dari beras atau ketan, namun bahan dan cara pembuatannya berbeda-beda tergantung wilayah atau daerah pembuatnya.

Tteok yang masih mentah akan terasa keras dan alot sedangkan yang sudah matang teksturnya lembut dan kenyal. Bentuk Tteok bermacam-macam, ada yang bulat, silinder, atau irisan tipis. Untuk yang berbentuk silider namanya Tteokbukki. Tteok juga bisa dimaksukkan ke dalam masakan lain seperti dak galbi atau galbi daging ayam. Ada juga Tteokguk yakni Tteok yang dimasak menjadi sup bersama daging sapi atau daging ayam.

Kepopuleran Tteok ini bahkan membuat posisinya sejajar dengan Kimchi, makanan khas Korea Selatan lainnya. Sampai-sampai, di Negeri Gingseng ini berdiri sebuah Tteok Museum  yang teletak di Seoul. Di dalam museum ini terdapat sekitar 2.000 peralatan dapur tua Korea dan hal-hal yang berhubungan dengan Tteok. Uniknya peralatan dapur yang dipamerkan alat-alat masak yang dibuat dengan tangan. Pameran ini disukai oleh para pengunjung karena mereka seperti sedang bernostalgia kedalam kegiatan memasak masa lampu, dimana saat itu belum ada peralatan memasak modern seperti sekarang ini. Wisatawan yang berasal dari generasi masa kini pun menjadi tahu, seperti apa alat masak yang digunakan orang tua mereka pada masa lalu.

Museum ini juga menyediakan bermacam-macam program, seperti program latihan memasak Tteok. Disini kita bisa memilih 1 hidangan dari 6 menu yang ditawarkan. Untuk mengikutinya Anda harus membayar 50.000 Won untuk sekali latihan. Ternyata tidak hanya program membuat Tteok saja yang ditawarkan namun ada Kimchi dan masakan tradisional Korea lainnya. Oya, bagi yang tidak bisa berbahasa Korea tidak perlu kuatir, karena seluruh instrukturnya menguasai 3 pilihan bahasa sekaligus yakni Inggris, China dan Jepang.  Setelah mengikuti program yang kita pilih, pihak pengelola juga akan memberikan kita sertifikat. Asik bukan?

Untuk mencapai Tteok Museum, kita bisa naik subway jalur 1, 3, 5 dan keluar melalui pintu 3 di Jongno 3-ga Station. Setelah keluar stasiun, berjalanlah ke arah Donhwamun-ro sekitar 250 meter sampai Anda meihat sebuah gedung dengan tulisan Institute of Tradisional Korean Food. Di tempat yang sama, ada Jiljisiru Tteok Cafe yang menyajikan bermacam sajian Tteok yang menggiurkan lidah.

Selain Tteok, masih banyak lagi makanan khas Korea Selatan yang harus Anda cicipi seperti Odeng, Gujeolpan dan sup ayam gingseng bernama Samgyetang. Jangan lupa untuk memilih hotel atau penginapan yang nyaman selama berwisata kuliner di Korea Selatan seperti Millenium Seoul Hilton Hotel, Shilla Hotel dan Uljiro Co-op Residence.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,