Bokcheon Museum adalah sebuah museum arkeologi di Busan yang dibuka untuk umum pada tanggal 5 Oktober 1996. Museum ini didirikan sebagai penghargaan kepada sejarah panjang Busan dari era Samhan hingga era Samguk.

Museum ini menampilkan peninggalan dan artefak yang digali dari tanah pemakaman kuno di Bokcheon-dong. Sebanyak 169 buah helm kuno, beragam jenis gerabah dan senjata yang terbuat dari besi ditemukan. Semua benda tersebut digali dalam 7 serangkaian penggalian dan kini dipajang dalam museum. Serangkaian peninggalan yang  ditemukan di pemakaman kuno tersebut sangat penting untuk memecahkan misteri dari Kerajaan Gaya.

Meski tidak sepopuler museum sejarah lainnya, namun Bokcheon memiliki arti penting dalam kaitannya dengan pemecahan petunjuk untuk mengungkap hubungan sejarah dan budaya antara Jepang dan Korea pada saat Dinasti Gaya dan periode tiga kerajaan. Cerita sejarah pada periode ini relatif tidak banyak diketahui karena museum-museum yang ada di Gyeongju dan Seoul lebih fokus pada  peninggalan kerajaan Silla. Hasilnya, sejarah tentang kerajaan Silla memang jauh lebih dikenal ketimbang sejarah periode kerajaan lainnya.

Jika Anda berkunjung ke Bokcheon Museum, di ruang pameran outdoor-nya ada dua makam yang diawetkan. Di lantai 1 museum ini, kita bisa melihat film yang menggambarkan kehidupan kerajaan Samhan, Gaya dan periode 3 kerajaan (Three Kingdoms Periods). Di ruang pameran lantai dua, terdapat banyak peninggalan seperti mangkuk yang terbuat dari tanah, alat-alat logam, pelana kuda, baju besi dan masih banyak lagi.

Sejak dibuka untuk umum, museum ini telah melakukan penelitian lebih lanjut terhadap situs pemakaman daerah setempat untuk memahami sejaran dan budaya Busan serta kerajaan gaya. Museum ini juga sebagai tempat untuk pendidikan sejarah dan eksplorasi serta kerap  menyelenggarakan seminar akademik dan pameran khusus untuk berbagi hasil penelitian dengan masyarakat luas.

Siapapun yang berminat dalam sejara kuno pasti akan terpesona dengan museum ini. Bokcheon Museum adalah satu-satunya tempat dimana kita dapat menelusuri kembali beberapa bagian sejarah dari Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon. Selain menikmati koleksi museum, kita juga bisa mengagumi lingkungan museum ini yang indah. Khususnya pada bulan Mei hingga November saat bunga bermekaran menambah keasrian kawasan ini.

Pada bulan Maret – Oktober, museum Bokcheon buka sejak pukul 9 pagi hingga 6 sore. Sedangkan pada bulan November hingga Februari museum tutup jam 5 sore. Tiket masuk ke museum ini adalah 500 Won untuk pengunjung dewsa, 300 Won untuk remaja, 200 Won untuk anak-anak dan gratis bagi para pengunjung lanjut usia. Untuk mencapai Bokcheon Museum, kita bisa naik subway jalur 1 menuju Dongnae Station dan keluar melalui pintu nomor 4. Sesampainya disana, Anda harus meneruskan perjalanan ke museum dengan naik bus nomor 6. Selain Bokcheon, selama di Busan kita bisa mengunjungi beberapa destinasi wisatawa lainnya seperti U.N Memorial Park, Busan Tower dan Bujeon Market Town. Selama di Busan Tourist Hotel, Lord Beach Hotel atau The Westin Chosun Busan Hotel.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,